Tips Menghadapi Wawancara Kerja atau Interview


Wawancara Kerja merupakan salah satu tahap paling penting dalam kita melamar sebuah pekerjaan. Bahkan bisa dikatakan saat interview kerja merupakan saat paling krusial yang menentukan apakah kita akan diterima di pekerjaan yang kita inginkan atau tidak. Bahkan kadang pada saat sekarang ini pada jaman modern ini, banyak model lowongan pekerjaan yang langsung walk in interview atau dengan kata lain kita mendaftar sebuah pekerjaan dan pada saat kita memberikan syarat – syarat yang diminta, pada saat itu juga dilakukan interview atau wawancara kerja.

Wawancara Kerja

Pada interview kerja, karakter seseorang pelamar pekerjaan dapat kelihatan pada saat sesi wawancara kerja. Itu sebabnya pentingnya interview bagi sebuah perusahaan yang mencari tenaga kerja. Bahkan pada 2013 nanti akan semakin banyak perusahaan yang menjadikan interview kerja sebagai dasar untuk merekrut karyawan disamping syarat – syarat seperti batas pendidikan dan sebagainya. Hal ini disebabkan pada saat ini, perusahaan lebih mementingkan orang yang bisa bekerja dan giat bekerja walau mungkin level pendidikannya kurang, dibandingkan orang yang kelihatannya berpendidikan tinggi namun pada saat kerja nyata tidak dapat berbuat apa – apa.

Lalu apa saja yang harus dipersiapkan untuk menghadapi wawancara kerja sehingga sukses interview pekerjaan? Bagaimana sikap kita dalam menghadapi wawancara dan interview pekerjaan nanti ? Berikut ini beberapa tips untuk menghadapi wawancara kerja bagi anda yang akan melakukan interview kerja yang dapat menentukan diterima atau tidaknya anda di perusahaan tersebut.

Tips Menghadapi Wawancara Kerja

Tips menghadapi wawancara kerja  :

  • Bangun di pagi hari dan jangan lupa makan pagi atau sarapan. Bangun di pagi hari untuk mencegah sehingga anda tidak terlambat event penting ini. sarapan pagi agar anda cukup fit dalam menghadapi interview atau wawancara kerja.
  • Berdoa. Mintalah yang terbaik kepada Tuhan untuk anda. Jika memang pekerjaan ini yang terbaik untuk anda, niscaya akan dilancarkan oleh Tuhan.
  • Siapkan dokumen yang diminta oleh perusahaan tempat kita melamar pekerjaan. Siapkan dokumen apa saja yang harus kita berikan. Misalnya : Curriculum Vitae (CV), Cover Letter (CL), Foto , fotokopi ijazah, fotokopi identitas diri dan beberapa dokumen yang diperlukan lainnya.
  • Mempersiapkan dan membawa alat tulis. Kemungkinan pada saat interview dan wawancara kerja, anda diminta untuk mengisi beberapa pertanyaan / hal yang perlu dijawab. Dengan membawa alat tulis, hal ini menunjukkan bahwa anda telah mempersiapkan diri untuk sesi interview pekerjaan ini.
  • Berikan penampilan terbaik anda. Memang ada pepatah yang mengatakan penampilan bukan segalanya, namun alangkah jauh lebih baik jika anda memberikan penampilan terbaik anda. bukankah ada pepatah juga, penampilan pertama bisa begitu menggoda.
  • Mempersiapkan diri menghadapi pertanyaan yang diajukan saat interview atau wawancara kerja. Seperti : Apa yang kamu ketahui tentang perusahaan ini ? Tahu lowongan ini dari mana ? gambarkan tentang diri anda! Jika diterima, kapan bisa mulai kerja ? Sebelumnya Kerja dimana ? Mengapa anda pindah / keluar dari tempat kerja anda yang lama (jika sebelumnya anda telah bekerja di tempat lain)? Pendidikan apa yang anda punya ? skripsi anda tentang apa ? dan beberapa pertanyaan khas wawancara kerja lainnya.
  • Mempersiapkan pertanyaan jika nanti siapa tau anda diminta untuk bertanya. Jangan bertanya hal – hal yang tidak penting. Hal ini hanya malah menunjukkan anda kurang persiapan. Tunjukkan bahwa pengajuan pertanyaan anda ini untuk membuktikan bahwa anda telah mencari info tentang perusahaan tersebut dan anda ingin memastikan hal tersebut. Atau mungkin anda dapat bertanya hal spesifik tentang apa yang anda kerjakan nanti ,seperti mesin apa yang akan saya operasikan atau hal lainnya yang berhubungan dengan pekerjaan yang anda minati.
  • Jaga Sikap, Sabar dan Tidak Grogi. Hal ini sangat penting ditunjukkan pada saat interview atau sesi wawancara kerja. Sikap dan tingkah laku yang baik akan membagun image kita baik di mata perusahaan. Misalnya dari cara duduk yang sopan, cara menjawab pertanyaan yang tidak berlebihan, tidak berpangku tangan, dan sebagainya.
  • Mempersiapkan diri jika kemungkinan ada sesi berikutnya. Misalnya psikotest. Pada saat ini ada beberapa perusahaan yang memisahkan antara interview dan psikotest. Ada beberapa perusahaan yang membuat proses interview menjadi Psikotest – Interview atau ada pula yang interview – psikotest – interview.

Demikian beberapa tips menghadapi wawancara kerja dengan harapan interview dapat berjalan dengan sukses dimana jika semua lancar, kita dapat diterima di perusahaan tempat kita melamar kerja. Semoga yang terbaik untuk anda.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s