Kabar Baik, SNMPTN Ujian Tulis 2013 Tidak Jadi Dihapus


Ini kabar baik bagi siswa SMA kelas terkahir dan alumni SMA yang gagal lulus SNMPTN 2012. Mereka selama ini galau dengan rencana DIKTI untuk menghapus SNMPTN jalur ujian tulis (Baca tulisan saya terdahulu: Tidak Ada Lagi “SNMPTN Ujian Tulis” pada Tahun 2013?). Ternyata pemerintah tidak jadi menghapus SNMPTN jalur ujian tulis pada tahun 2013 dengan pertimbangan tidak adil bagi siswa yang sudah lulus SMA pada tahun sebelumnya. Baca berita selengkapnya di bawah ini.

Bagi saya pribadi, seleksi melalui jalur ujian tulis tetap merupakan cara yang paling fair dan memenuhi asas keadilan bagi semua orang. Untunglah Pemerintah mendengar keluhan dari pelaku pendidikan yang merasa prihatin dengan rencana Pemrintah yang selalu berubah-ubah itu. Namun demikian saya tetap menyayangkan porsi jalur ujain tulis hanya 30%, seharusnya lebih besar dari 30% dan jalur undangan porsinya tidak perlu banyak, sekitar 20% saja saya kira.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Rabu, 10 Oktober 2012 , 05:05:00
SNM PTN Jalur Ujian Tulis Tidak Jadi Dihapus
Kuota Jalur Ujian Tulis 30 Persen, Jalur Undangan 50 Persen

Sumber: http://www.jpnn.com/read/2012/10/10/142716/SNM-PTN-Jalur-Ujian-Tulis-Tidak-Jadi-Dihapus-

JAKARTA – Rencana pemerintah menghapus seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) jalur ujian tulis dibatalkan. Tahun depan 30 persen dari total kuota mahasiswa baru, sekitar 120 ribu kursi, dialokasikan untuk saringan SNM PTN jalur ujian tulis.

Skenario penghapusan SNM PTN jalur ujian tulis sempat mencuat setelah pelaksanaan SNM PTN 2012 beberapa waktu lalu. Saat itu, pemerintah membagi seleksi masuk kampus negeri hanya melewati SNM PTN jalur undangan sebesar 60 persen dari kuota mahasiswa baru nasional dan seleksi jalur mandiri sebesar 40 persen.

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rochmat Wahab menuturkan, skenario awal pembagian saringan masuk calom mahasiswa baru tadi sudah dikoreksi. “Aturan tadi tidak berpihak pada lulusan SMA yang lama (bukan tahun berjalan, red),” ujar dia.

Rochmat mengatakan, jika skema tadi dijalankan, maka yang berhak mengikuti SNM PTN jalur undangan hanya lulusan SMA tahun berjalan saja. “Ini tidak adil,” kata dia. Karena menutup kesempatan lulusan SMA dua tahun sebelumnya.

Akhirnya, komposisi seleksi masuk kampus negeri diperbaiki. Yaitu, kuota SNM PTN jalur undangan sebesar 50 persen, SNM PTN jalur ujian tulis sebesar 30 persen, dan jalur ujian mandiri (yang dilaksanakan masing-masing kampus) sebesar 20 persen.

Rochmat mengatakan, awalnya sempat muncul usulan jika kuota untuk SNM PTN jalur ujian tulis cukup sepuluh persen saja. Namun, usulan ini akhirnya tidak diterima. “Jadi ini sudah tetap. Kuota untuk SNM PTN jalur ujian tulis sebesar 30 persen,” katanya.

SNM PTN jalur ujian tulis ini tetap akan diikuti lulusan SMA tahun berjalan, hingga lulusan dua tahun sebelumnya. Dengan demikian, lulusan SMA yang lama masih memiliki peluang untuk masuk ke PTN melalui jalur SNM PTN.

Di bagian lain, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menuturkan, skema baru ini diharapkan berjalan dengan baik. “Kuota untuk SNM PTN jalur undangan yang kami tingkatkan menjadi 50 persen, jangan dianggap negatif,” kata dia setelah membuka Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) di Jakarta Selasa (9/10).

Ketika pemerintah meningkatkan alokasi untuk SNM PTN jalur undangan, yang menitikberatkan hasil rapor dan unas, banyak pihak yang merespon negatif. Menurut mereka, hasil evaluasi rapor dan unas tidak bisa untuk menjadi acuan pemetaan kemampuan calon mahasiswa.

“Sekarang yang mau menerima mahasiswa (PTN, red) menerima kok. Apakah yang protes itu yang akan menampung mahasiswa baru?” ujar menteri asal Surabaya itu. (wan)

Berita terkait lainnya: http://hariansinggalang.co.id/2013-snmptn-tidak-jadi-dihapus/

1 Komentar

  1. Definitely consider that that you said. Your favorite reason appeared to be at the web the easiest factor to take into accout
    of. I say to you, I definitely get irked at the same time
    as other people consider worries that they just do not realize about.
    You controlled to hit the nail upon the top as neatly as defined out the
    entire thing without having side-effects , people can take a signal.
    Will probably be back to get more. Thanks


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s